fbpx

Efek Minum Teh setelah Makan

Efek minum teh setelah makan

Menyeruput minuman seperti teh, kopi, dan susu tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Tak sekadar dinikmati di waktu senggang, minuman hangat itu juga bisa jadi menu penutup setelah makan besar.

Diantara tiga minuman itu, salah satu yang sering dikonsumsi setelah menyantap makanan utama adalah teh. Bisa berupa teh manis, teh tawar atau es teh.

Tapi ada kabar kurang menyenangkan soal kebiasaan ini. Ternyata kebiasaan minum teh setelah makan ini harus segera ditinggalkan. berikut ini efek minum teh setelah makan yaang dikutip dari www.dream.co.id.

” Tanin dan phitat yang terkandung dalam teh dan kopi, jika dikonsumsi dengan pangan sumber zat besi (Fe), dapat mengikat zat besi sehingga sulit diabsorbsi tubuh,” ujar Diah M. Utari, doktor kesehatan dan gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), di Depok, Jawa Barat, Senin 11 Desember 2017.

Zat besi sendiri merupakan zat yang berpengaruh menjaga jumlah hemoglobin dalam darah agar tidak mengalami kekurangan. Jika zat besi sulit diabsorbsi oleh tubuh, maka jumlah hemoglobin dalam darah akan mengalami penyusutan, sehingga mengakibatkan tubuh mengalami anemia.

” Zat besi itu kita peroleh dari mengkonsumsi hewani dan nabati. Kandungan Fe yang terbaik itu dari hewani, tapi lebih sukar diabsorbsi oleh tubuh. Sehingga dalam sekali makan butuh juga Fe dari nabati yang lebih cepat diabsorbsi. Namun, akan terhambat jika mengkonsumsinya bersamaan dengan teh,” lanjut Diah.

Untuk itulah, Diah menegaskan tidak boleh mengonsumsi teh saat makan. Air putih adalah minuman terbaik setelah makan besar, jangan sampai anemia karena kebiasaan minum teh.

” Mau minum teh sehari-hari boleh, tapi harus diberi jarak dengan saat kita mengkonsumsi hewani dan nabati. Jangan berbarengan dengan sumber Fe,” tegasnya.

Demikian share tentang efek minum teh setelah makan semoga bermanfaat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *